IndexMaker – Membuat index.html untuk koleksi file html yang di-download dari internet

Saya suka mengoleksi file-file html yang berisi berbagai macam informasi yang biasanya saya peroleh dari internet.

Ada beberapa kumpulan file yang saya peroleh dalam bentuk paket, misalnya adalah berbagai file untuk tutorial. Untuk file-file yang seperti ini biasanya saya langsung mendapatkan file index.html yang berfungsi untuk mengakses semua file lainnya dengan mudah.

Kumpulan file html yang lain ada yang saya peroleh dengan mengambil dari situs tertentu menggunakan software semacam teleport, sehingga semua link yang terdapat pada situs tersebut akan secara otomatis diambil dan tentu saja kita juga secara otomatis mendapatkan file index-nya.

Kumpulan file jenis ketiga adalah file-file yang diperoleh dari berbagai macam sumber yang kemudian saya tempatkan pada direktori tertentu yang saya beri nama sesuai dengan kategori dari isi file-file tersebut. Akan tetapi karena file-file tersebut saya peroleh dari mengumpulkan dari berbagai sumber, maka tentu saja pada direktori tersebut tidak memiliki file index.html yang berfungsi untuk mempermudah penjelajahan isinya. Akibatnya, untuk mengakses file-file pada direktori tersebut saya harus bolak-balik dari windows explorer untuk melakukan klik ganda dari sana, kemudian menuju browser seperti internet explorer, opera, dan lain-lain.

Cara browsing file seperti di atas bukanlah cara yang menyenagkan. Pertama, kita harus bolak-balik untuk mengaktifkan windows explorer, kemudian kembali pada browser, dan setelah selesai membaca, kita kembali lagi pada windows explorer. Kedua, jumlah window untuk browser yang dibuka jadi terus bertambah, atau jika kita menggunakan browser yang mendukung multiple tab, maka jumlah tab yang dibuka juga semakin bertambah. Hal ini menyebabkan kita harus menambah pekerjaan ekstra yaitu menutup window atau tab tersebut. Ketiga, kita jadi kurang bisa mengikuti file mana saja yang telah kita buka dan file mana yang belum. Keempat, ini adalah akibat sampingan dari menutup window-window yang terbuka yang jumlahnya membuat desktop kita terasa sempit, atau menutup tab-tab pada browser yang jumlahnya sudah terlalu banyak sehingga kita bahkan kesulitan untuk membaca judul tab-nya. Nah setelah kita tutup, terkadang kita harus kembali lagi untuk membaca file yang sudah ditutup tersebut. Akibatnya kita harus kembali lagi ke windows explorer untuk kembali klik ganda file yang mau kita buka lagi tersebut. Huh, menyebalkan 🙁

Ada solusi lebih baik, yaitu kita membuat sendiri file index.html yang berguna untuk mempermudah browsing. Sayangnya jika koleksi file pada direktori tersebut cukup banyak, maka pekerjaan membuat index.html ini menjadi sangat membosankan. Wah, kita sudah harus merasa bosan sebelum kita sempat browsing. Kalau kategori pada direktori tersebut adalah kategori cerita seru, cerita seram, atau bahkan mungkin cerita saru 😀 mungkin upaya membuat index.html yang membosankan tersebut akan segera terobati setelah kita membaca cerita s?r* tersebut. Akan tetapi jika kategori pada direktori tersebut adalah kategori cerita serius (ilmu pengetahuan) yang masih berpola s?r*, tetapi isinya seringkali membuat kepala pusing, maka kita benar-benar mendapatkan siksaan. Bosan, kemudian pusing, Huuuh 🙁

Nah, daripada saya harus medapatkan siksaan tersebut, maka akhirnya saya membuat program untuk membuat file index.html tersebut secara otomatis. Program tersebut saya beri nama IndexMaker.exe.

Cara menggunakan IndexMaker.exe sangatlah mudah. Kita cukup menempatkan program tersebut di direktori tempat berkumpulnya koleksi file-file txt, html, htm, atau mht. Setelah itu, klik ganda IndexMaker.exe untuk menjalankannya. Nah, IndexMaker.exe akan menambahkan sebuah file index.html yang merupakan file html yang berfungsi untuk mempermudah browsing direktori tersebut, file toc.html yang merupakan daftar isi dari file-file html, htm, dan mht pada direktori tersebut, dan yang terakhir adalah file cover.html yang akan tampil saat pertamakali kita membuka file index.html. Nah file yang terakhir ini sebaiknya dimodifikasi untuk mempercantik tampilan.

Anda juga dapat mendaftarkan IndexMaker ke dalam registry sehingga kita bisa dengan mudah membuat index.html untuk semua folder hanya dengan klik kanan folder yang akan dibuat index-nya, kemudian pilih Make Index.html. Caranya adalah dengan menjalankan IndexMaker dengan menambahkan switch -r. Sedangkan untuk menghapus IndexMaker dari registry, switch yang ditambahkan adalah -u. Atau Anda juga bisa menjalankan file Reg.bat atau Unreg.bat yang disertakan dalam bundel.

Setiap kali IndexMaker dijalankan, pertama kali IndexMaker akan mendeteksi apakah pada direktori tersebut telah terdapat file index.html atau belum. Jika sudah, maka IndexMaker akan menanyakan apakah akan mengganti file tersebut atau tidak. Jika pilihannya adalah Y, maka file index.html akan diganti dengan yang baru dan meminta beberapa parameter yang dibutuhkan. Parameter-parameter ini kemudian disimpan pada file IndexMaker.con yang ditempatkan pada folder tersebut. Dengan adanya file IndexMaker.con, maka setiap kali ada perubahan file pada folder tersebut, kita cukup melakukan klik kanan pada folder tersebut dan pilih menu Make Index.html dan file toc.html akan segera diperbarui tanpa melakukan perubahan pada file index.html dan cover.html. Dengan demikian jika Anda telah melakukan modifikasi pada cover.html untuk mempercantik tampilan, maka file tersebut tidak akan mengalami perubahan. Satu-satunya file yang diupdate hanyalah toc.html.

File IndexMaker.con sendiri merupakan file text yang berisi lima baris yang menentukan parameter-parameter pembuatan index. Baris pertama dari file ini akan menentukan title yang akan ditampilkan pada title bar dari browser. Baris kedua adalah isi yang akan ditampilkan pada cover.html. Baris ketiga menentukan apakah akan dilakukan penyingkatan nama file pada daftar di toc.html atau tidak. Pilihan untuk baris ini adalah Y atau N. Jika baris ini berisi Y, maka nama file yang panjangnya melebihi 23 karakter akan diambil 20 karakter pertamanya saja ditambah tiga titik (…). Baris keempat menentukan file apa saja yang akan didaftarkan ke toc.html. Penulisan ekstensinya dipisahkan dengan titik koma (;) dan tidak boleh ada spasi. Baris yang kelima, menentukan apakah pendaftaran file ke toc.html dilakukan juga sampai sub direktori yang terdapat dalam folder tersebut secara rekursif atau hanya mencatat file-file dalam direktori tersebut saja. Pilihan untuk baris ini juga Y atau N. Baris yang terakhir, yaitu baris keenam, menentukan tipe penamaan alamat pada address bar. Jika kita memberikan nilai Y, maka alamat pada address bar akan bergaya seperti menggunakan cgi, yaitu menggunakan tanda tanya(?). Misalnya adalah: …./index.html?1. Sedangkan jika nilainya adalah N, maka alamat pada address bar akan selalu tetap yaitu index.html.

Perlu diperhatikan, bahwa pilihan menggunakan pengalamatan menggunakan tanda tanya(?) tidak akan selalu berjalan mulus jika browser yang digunakan adalah internet explorer. Hal ini akan lebih terasa jika nama file-file pada direktori tersebut banyak menggunakan karakter-karakter yang aneh, atau karakter-karekter yang tidak biasa digunakan untuk nama file seperti tanda plus (+).

Dan terlepas dari apakah kita menggunakan alamat tetap atau alamat dengan tanda tanya, maka jika ada nama file pada direktori tersebut yang diawali dengan tanda (#), maka dipastikan bahwa link yang dibuat di dalam toc.html akan selalu gagal. Hal ini disebabkan oleh aturan bahwa href yang menggunakan tanda (#) akan mengacu pada anchor pada file yang sama. Dengan demikian browser tidak akan berpindah ke file yang lain akan tetapi akan tetap berada pada file yang aktif. Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak pernah menyimpan nama file html dengan awalan (#).

Struktur yang dibentuk oleh IndexMaker.exe adalah membagi halaman menjadi dua bagian menggunakan frame, masing-masing adalah 20% untuk bagian kiri, yang akan diisi dengan toc.html, dan 80% untuk bagian kanan yang pertamakali akan diisi dengan cover.html. Jika kita klik daftar nama file yang terdapat pada frame kiri, maka file tersebut akan menggantikan isi dari cover.html. Nah, dengan cara ini, proses browsing menjadi jauh lebih nyaman.

Dan sekarang saya tidak harus merasa bosan dahulu sebelum berpusing-pusing membaca halaman-halaman yang berisi petunjuk-petunjuk pemrograman. Setidaknya walaupun harus berpusing-pusing, tapi saya terbebas dari kebosanan 🙂

Kemudian saya berpikir bahwa mungkin banyak orang yang mengalami problem serupa dengan saya. Jadi, ketimbang program ini saya nikmati sendiri, alangkah lebih baiknya jika digunakan juga oleh orang lain yang membutuhkannya.

Dan jika Anda juga termasuk orang yang pernah atau bahkan sedang mengalami masalah yang sama dengan saya, maka Anda sangat beruntung karena Anda tidak perlu lagi membuat file index.html tersebut secara manual. Anda cukup mendownload IndexMaker.exe yang ukurannya relatif sangat kecil. Anda tidak perlu memikirkan berapa lama proses download akan selesai karena pasti sangat sebentar.

Ok, selamat bersenang-senang.

Apakah Anda menyukai post ini? Mengapa tidak memberikan komentar di bawah dan melanjutkan perbincangan, atau berlangganan my feed dan dapatkan artikel semacam ini yang dikirm secara otomatis feed reader Anda.
Harap diperhatikan bahwa komentar atau pertanyaan yang disampaikan haruslah sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Komentar atau pertanyaan yang tidak sesuai dengan topik akan kami hapus :!:

11 Komentar
  1. Great.. thanks guy! 4 ur information..

  2. saya baru search u/index author untuk ms word dan menemukan index maker, sayangnya sudah ga bisa di download. masih ada link aktifnya?

    • Oh, maaf, kemarin baru benerin link-link, ternyata ada yg belum nyambung. Maaf ya, sekarang uda bisa kok.

  3. makasih banyak mas… salam kenal
    ni dia software yang baru dicari2

  4. yrimakasih bos..senangnya ubek” google nyasar ke situs anda,
    setelah dijelajahi ane dapet software ini,membantu banget..
    terimasih gan,semoga bermanfaat

    • terimakasih sama2
      semoga bermanfaat, aamiin 🙂

  5. salam,,maksih bangt ya mas,,o iya ,,bisa untuk file2 pdf ga mas?

    • Bisa, saat pertama kali membuat index untuk sebuah folder, kita akan diminta untuk menentukan ekstensi dari file yang akan dibuat index-nya. Tulislah ekstensi apa saja yang akan dibuat index-nya dengan dipisahkan oleh titik koma. Kita juga bisa mengedit file IndexMaker.con untuk menambahkan ekstensi file yang akan dibuat index-nya jika folder tersebut pernah dibuatkan index-nya dengan IndexMaker.

  6. Wahh…Saya Ketemu sama yang namanya Sulhan juga saya sangat senang bertemu dengan anda ,Salam Kenal Saya Sulhan Mustagfirin Tolong Kunjungi Web Saya ya

    • Salam kenal, terimakasih sudah mampir 🙂

Tinggalkan komentar

Sebelum membuat komentar, pastikan Anda telah membaca komentar-komentar sebelumnya. Jangan membuat pertanyaan yang telah ditanyakan. Perhatikan pula link-link dalam artikel. Lihatlah link tersebut sebelum membuat pertanyaan, karena mungkin penjelasan dari pertanyaan Anda telah di jawab dalam link tersebut.

Komentar yang tidak mengikuti aturan ini akan dihapus!

(wajib)

(wajib)


Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.