Membaca Masukan

Setelah kita melakukan percobaan bagaimana menuliskan pesan ke keluaran console, sekarang kita juga akan membaca masukan dari pengguna. Pada percobaan ini kita menggunakan beberapa variabel.

Buatlah sebuah aplikasi console dengan cara seperti pada contoh sebelumnya. Setelah itu, buatlah listing program seperti berikut ini:

program HitungUmur;
{$APPTYPE CONSOLE}
var
   Nama:string;
   TahunSekarang,TahunLahir,Umur:integer;
begin
   //proses pengambilan data
   Write('Masukkan nama depan Anda : ');
   Readln(Nama);
   Write('Masukkan Tahun Anda lahir: ');
   Readln(TahunLahir);
   Write('Tahun berapakah sekarang : ');
   Readln(TahunSekarang);

   //proses perhitungan
   Umur:= TahunSekarang - TahunLahir;

   //proses menampilkan hasil
   Write('Hallo ',Nama,', umur Anda adalah ',Umur);
   WriteLn(' tahun');

   //menunggu penekanan Enter untuk memberi 
   //kesempatan pemakai melihat hasil
   Writeln('Tekan Enter');
   Readln;
end.

Jalankan program dengan menekan tombol F9, kemudian masukkan data-data yang diminta oleh program. Tampilannya kurang lebih seperti berikut:

Hitung Umur

Hitung Umur

Program ini telah memiliki empat buah variabel. Sebuah variabel dengan tipe string untuk menyimpan nama, ditambah tiga buah variabel bertipe integer masing-masing untuk meminta data mengenai tahun lahir, tahun sekarang, dan variabel yang digunakan untuk menyimpan hasil perhitungan.

Baris pertama setelah begin adalah baris komentar. Baris komentar adalah baris yang tidak akan diproses oleh kompiler. Baris ini berguna untuk memberikan keterangan pada program agar logika program lebih mudah dipahami.

Ada dua jenis komentar, yaitu komentar baris dan komentar blok. Komentar baris adalah sisa baris yang diawali dengan dua garis miring. Contoh komentar baris:

//komentar baris sejak dari awal

Umur:=Sekarang-Lahir;//komentar baris setelah perintah

Komentar blok adalah bagian yang diapit oleh tanda kurung kurawal ({ dan }) atau diapit oleh kurung bintang((* dan *)). Contoh komentar blok:

Umur{variabel hasil}:= Sekarang – lahir;

atau

Umur(*variabel hasil*):= Sekarang – lahir;

Jika Anda menulis program dari IDE Delphi, maka bagian yang merupakan komenter biasanya akan dibuat miring (tergantung dari pengaturan editornya).

Baris pertama program utama (baris setelah baris komentar yang pertama) adalah perintah Write. Perintah ini mirip dengan perintah Writeln tetapi perintah Write tidak langsung memindah kursor ke baris berikutnya. Perhatikan pada bagian menampilkan hasil. Baris pertama menggunakan perintah Write dengan parameter lebih dari satu. Setiap parameter dipisahkan dengan koma. Perhatikan bahwa parameter yang diapit oleh tanda petik tunggal akan dimunculkan seperti adanya, sedangkan parameter yang tidak diapit oleh petik tunggal maka yang dimunculkan adalah isi dari variabel. Perhatikan bahwa bagian yang terdapat parameter Nama akan ditampilkan menjadi Adam karena pada saat proses pengambilan data variabel tersebut diisi dengan Adam. Perhatikan pula bahwa ‘tahun’ muncul pada baris yang sama.

Aturan penamaan variabel

Untuk membuat nama variabel, maka aturan yang harus diperhatikan adalah:

  1. Panjang nama variabel boleh berapa saja, tetapi hanya 255 karakter pertama yang akan diperhatikan.
  2. Harus dimulai dengan huruf atau garis bawah (_) dan tidak boleh terdapat spasi atau karakter-karakter berikut #$&'()*+,–./:;<=>@[]^{}?\|”%!~.
  3. Setelah karakter pertama, maka karakter berikutnya boleh merupakan angka.
  4. Nama variabel tidak boleh merupakan kata yang sudah dicadangkan oleh Delphi. Ciri-ciri kata yang dicadangkan adalah kata yang dicetak tebal jika penulisan program dilakukan dari IDE Delphi (hal ini juga tergantung pengaturan editor, tetapi biasanya seperti itu).

Selain keempat aturan di atas, kita juga harus memperhatikan teknik penamaan variabel agar mudah digunakan. Teknik-teknik penamaan variabel adalah sebagai berikut:

  1. Delphi tidak case sensitive jadi nama variabel seperti TahunLahir, tahunlahir, TAHUNLAHIR, tAhUnlaHir akan dianggap sama. Akan tetapi TahunLahir merupakan penamaan yang paling mudah dibaca. Jadi gunakanlah huruf kapital untuk karakter pertama dari sebuah nama variabel, sedangkan karakter-karakter yang bukan merupakan huruf pertama dari sebuah kata gunakanlah huruf biasa (tidak kapital). Anda juga bisa memisahkan kata dengan menggunaka garis bawah seperti Tahun_Lahir.
  2. Nama variabel hendaknya menggambarkan isi datanya. Sebagai contoh, Anda boleh saja membuat variabel seperti:
    var 
       a:string;
       b,c,d:integer;

    Tetapi penulisan tersebut akan menyulitkan dalam memahami program dan akan memicu kesalahan, sehingga penulisan seperti dibawah ini merupakan cara yang lebih bijaksana.

    var
       Nama:string;
       TahunSekarang,TahunLahir,Umur:integer;
  3. Nama variabel hendaknya tidak terlalu panjang. Cukup agar penamaannya menggambarkan isi datanya. Anda bisa menggunakan singkatan untuk kata-kata yang panjang.

Aturan penamaan variabel juga berlaku untuk aturan penamaan program, penamaan prosedur atau fungsi, dan penamaan tipe data buatan sendiri. Oleh karena itu kita juga tidak boleh membuat nama variabel sama dengan nama program, atau sama dengan salah satu prosedur atau fungsi, atau sama dengan nama tipe data baik tipe data buatan sendiri maupun tipe data yang sudah ditentukan oleh Delphi.

Operator aritmatika

Sebuah variabel dapat ditugasi dengan ekspresi. Ekspresi adalah sesuatu yang menghasilkan nilai. Ekspresi bisa merupakan variabel yang lain, konstanta, atau merupakan hasil dari perhitungan matematika (jika variabel yang ditugasi adalah variabel bertipe bilangan). Penugasan terhadap sebuah variabel juga dapat dilakukan untuk menyimpan hasil dari ekspresi yang melibatkan variabel itu sendiri (contoh: Angka:= Angka + 1; ).

Simbol-simbol yang digunakan untuk operator aritmatika adalah sebagai berikut:

  1. Penjumlahan menggunakan tanda plus (+).
  2. Pengurangan menggunakan tanda minus (-). Tanda ini juga digunakan sebagai operator unari yang berfungsi untuk membalik tanda suatu bilangan.
  3. Perkalian menggunakan tanda asterisk (*).
  4. Pembagian bilangan pecahan menggunakan tanda garis miring (/), tetapi untuk pembagian bilangan bulat digunakan kata yang dicadangkan div.
  5. Untuk bilangan bulat, selain pembagian, kita juga bisa memperoleh sisa hasil bagi dengan menggunakan kata yang dicadangkan mod.

Tingkatan operator aritmatika

Sebuah ekspresi aritmatika yang panjang mungkin akan melibatkan lebih dari satu macam operator aritmatika. Jika hal ini terjadi, maka operator *,/, div, dan mod didahulukan terhadap operator + dan -. Sebagai contoh:

Angka:= 5 + 4 * 2;

Akan menyebabkan variabel Angka berisi bilangan 13, bukan 18. Untuk mengubah tingkatan operator, kita bisa menggunakan tanda kurung. Contoh:

Angka:= (5 + 4) * 2;

Akan menyebabkan variabel Angka berisi bilangan 18.

Pelaksanan ekspresi aritmatika untuk operator dengan tingkatan yang sama akan dilakukan dari kiri ke kanan.

Apakah Anda menyukai post ini? Mengapa tidak memberikan komentar di bawah dan melanjutkan perbincangan, atau berlangganan my feed dan dapatkan artikel semacam ini yang dikirm secara otomatis feed reader Anda.
Harap diperhatikan bahwa komentar atau pertanyaan yang disampaikan haruslah sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Komentar atau pertanyaan yang tidak sesuai dengan topik akan kami hapus :!:

Tinggalkan komentar

Sebelum membuat komentar, pastikan Anda telah membaca komentar-komentar sebelumnya. Jangan membuat pertanyaan yang telah ditanyakan. Perhatikan pula link-link dalam artikel. Lihatlah link tersebut sebelum membuat pertanyaan, karena mungkin penjelasan dari pertanyaan Anda telah di jawab dalam link tersebut.

Komentar yang tidak mengikuti aturan ini akan dihapus!

(wajib)

(wajib)


Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.