Simple Flasher

Rangkain Flasher ini bisa digunakan untuk membuat kedipan pada lampu riting sepeda motor. Rangakain Flasher ini disusun dengan sangat sederhana. Cara kerja rangkaian ini juga sangat sederhana.

Pada saat saklar dihubungkan ke lampu kanan atau lampu kiri, kapasitor C1 akan diisi melalui lampu dan relay yang masih off. Selain mengisi C1, lampu juga mengisi C2 melalui R2. Saat tegangan C2 mencapai batas untuk membuat transistor Q1 aktif, maka relay akan aktif dan lampu akan langsung terhubung ke positif melalui relay yang telah on. Pada saat itu, relay dan transistor dicatu menggunakan muatan pada C1. Muatan ini tidak banyak, sehingga dalam waktu sebentar saja, isinya akan habis, dan relay kembali off. Siklus ini akan berulang dari awal lagi.

Flasher Sederhana

Flasher Sederhana

Apakah Anda menyukai post ini? Mengapa tidak memberikan komentar di bawah dan melanjutkan perbincangan, atau berlangganan my feed dan dapatkan artikel semacam ini yang dikirm secara otomatis feed reader Anda.
Harap diperhatikan bahwa komentar atau pertanyaan yang disampaikan haruslah sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Komentar atau pertanyaan yang tidak sesuai dengan topik akan kami hapus :!:

8 Komentar
  1. Sip, nice post! 😀

  2. untuk keperluan lain(bkn untuk riting, kalo tegangan di ganti 5v yg harus diganti apa aja?

    • Yang terutama harus diganti adalah relay harus menggunakan relay 5V. Kemudian nilai C1 itu mempengaruhi lama waktu nyala, semakin besarnya, semakin bisa lama menyala. C2 mempengaruhi lama waktu padam, semakin besar nilainya, semakin lama waktu padamnya.

  3. mas kalo biar bisa di atur kecepatan kedipnya apa perlu di tambah trimport ? kalo iya pemasangannya gimana .makasih

    • Kalau untuk mengatur kecepatan dari padam hingga menyala, ganti nilai resistor R2, semakin kecil nilainya, semakin cepat menyala. Tapi kalau untuk mengatur lamanya nyala bertahan, maka nilai C1 yang harus diganti, semakin besar nilainya, semakin lama nyalanya bertahan

    • o gitu mas.
      nah kalo di pasaran kan banyak flaser yang bisa di atur kecepatan kedipnya jadi mirip sein bus.

      berarti itu yang di ganti bagian resistornya diganti VR ya mas ?
      makasij

    • Betul, resistor bisa diganti VR, tapi tetap harus ada resistor yang diseri untuk membatasi nilai minimal, setidaknya kasihlah 4K7 sebagai nilai minimalnya, kalau kekecilan, kuatirnya transistornya akan rusak.

    • oke mas terimakasih penjelasanya…

Tinggalkan komentar

Sebelum membuat komentar, pastikan Anda telah membaca komentar-komentar sebelumnya. Jangan membuat pertanyaan yang telah ditanyakan. Perhatikan pula link-link dalam artikel. Lihatlah link tersebut sebelum membuat pertanyaan, karena mungkin penjelasan dari pertanyaan Anda telah di jawab dalam link tersebut.

Komentar yang tidak mengikuti aturan ini akan dihapus!

(wajib)

(wajib)


Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.