Teknik Pemrograman dan Multithreading pada Mikrokontroler

Teknik Pemrograman dan Multithreading pada Mikrokontroler

Teknik Pemrograman dan Multithreading pada Mikrokontroler

Judul buku >> Teknik Pemrograman dan Multithreading pada Mikrokontroler

Penulis >> Sulhan Setiawan

Penerbit >> Andi, Yogyakarta

ISBN >> 978-979-29-5178-3

Dimensi >> 14×21 cm² ⁄ x+278 halaman.

Cetakan >> 2016

Ada CD

Multithreading artinya mengerjakan banyak tugas atau thread sekaligus. Pembagian waktu adalah kuncinya.

Pada program dengan banyak tugas, sebenarnya tugas-tugas tersebut tidak bekerja secara terus-menerus, tetapi seringkali berada pada kondisi menunggu. Pada kebanyakan pemrogram yang sederhana, proses menunggu biasanya dihabiskan hanya untuk menunggu. Biasanya dilakukan dengan sebuah loop yang sangat panjang yang disebut dengan delay. Jika program melakukan hal ini sementara ada pekerjaan lain yang belum selesai dikerjakan, maka hal ini benar-benar menyia-nyiakan waktu. Teknik yang lebih baik adalah dengan metode sleep. Ketika ada tugas yang hanya sedang menunggu, maka tugas itu akan menyerahkan jatah waktunya kepada tugas lain yang membutuhkannya.

Sebagai bonus bagi pecinta mikrokontroler, buku ini juga membahas penggunaan keyboard PS/2, remote controller infra merah, membuat terminal sederhana untuk Linux, dan sebagainya. Buku juga ini membahas cara memprogram mikrokontroler secara efektif dan efisien sehingga hasil kerjanya maksimal.

Isi:

Dan lebih banyak lagi

Mari bergabung dengan grup mikrokontroler kami di facebook

Apakah Anda menyukai post ini? Mengapa tidak memberikan komentar di bawah dan melanjutkan perbincangan, atau berlangganan my feed dan dapatkan artikel semacam ini yang dikirm secara otomatis feed reader Anda.
Harap diperhatikan bahwa komentar atau pertanyaan yang disampaikan haruslah sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Komentar atau pertanyaan yang tidak sesuai dengan topik akan kami hapus :!:

2 Komentar
  1. dalam mcs 51 apakah ada pengaturan sleep … semcam BOD level dalam avr misalnya

    • Hal semacam itu bisa dianggap sebagai fitur saja. Untuk ATMEL AT89C5x atau AT89S5x tidak ada semacam BOD level, tetapi untuk Nuvoton N79E8x ada.

Tinggalkan komentar

Sebelum membuat komentar, pastikan Anda telah membaca komentar-komentar sebelumnya. Jangan membuat pertanyaan yang telah ditanyakan. Perhatikan pula link-link dalam artikel. Lihatlah link tersebut sebelum membuat pertanyaan, karena mungkin penjelasan dari pertanyaan Anda telah di jawab dalam link tersebut.

Komentar yang tidak mengikuti aturan ini akan dihapus!

(wajib)

(wajib)


Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.